http://kata.news


HOME I NUSANTARA I MANCANEGARA I EKBIS I OLAHRAGA I IPTEK I HIBURAN

Quartararo Akui Tertekan Disamakan dengan Marquez

PARIS – Sebelum namanya melesat seperti sekarang, Fabio Quartararo sebenarnya sudah digadang-gadang untuk bisa menjadi pembalap top sejak 2015, yakni kala dirinya berlaga di Moto3. Tidak tanggung-tanggung, Quartararo bahkan disebut-sebut bakal menjadi The Next Marc Marquez.

Kendati demikian, harus disayangkan karena Quartararo justru tidak mampu menampilkan performa yang memuaskan di ajang Moto3 2015. Hal itu pun berlanjut pada tahun-tahun berikutnya. Bahkan, raihan terbaik Quartararo sepanjang berlaga di ajang Moto3 dan Moto2 hanyalah finis di posisi 10 klasemen akhir.

Baca juga: Pertarungan di MotoGP 2019 Dinilai Berjalan Lebih Seimbang

Fabio Quartararo melaju di lintasan balap

Quartararo pun mengangkapkan bahwa ia sebenarnya memiliki tekanan hebat lantaran disamakan oleh Marquez. Tekanan tersebut pada akhirnya justru membuatnya kesulitan tampil maksimal. Akan tetapi, kini Quartararo telah bisa mengatasinya dan menjadikan pengalaman buruk tersebut sebagai pelajaran berharga. Hasilnya, Quartararo mampu tampil gemilang di MotoGP bersama Petronas Yamaha SRT.

"Sekarang saya memiliki gagasan yang lebih jelas tentang apa yang saya lakukan. Ketika orang membandingkan saya dengan Marquez, saya baru berusia 16 tahun. Saya pikir tekanannya terlalu besar, terlalu banyak stres. Lalu pergelangan kaki saya patah dan saya absen dalam enam balapan," ungkap Quartararo, melansir dari Speedweek, Kamis (25/7/2019).



Sumber: okezone.com

Klik tautan (link) sumber jika konten berita terpotong atau tidak lengkap
loading...