http://kata.news


HOME I NUSANTARA I MANCANEGARA I EKBIS I OLAHRAGA I IPTEK I HIBURAN

Finlandia vs Italia, Jaminan Masa Depan El Shaarawy

FINLANDIA – Pertaruhan pimpinan Grup J bakal mewarnai duel antara tuan rumah Finladia menjamu Italia dalam lanjutan babak Kualifikasi Piala Eropa 2020 di Stadion Ratinan, Tampere, Senin (9/9/2019), 01:45 WIB. Laga ini sekaligus menjadi ajang penentuan nasib Stephan El Shaarawy dalam skuat Gli Azzurri, julukan Italia.

Seperti dilansir Calciomio, keputusan El Shaarawy bergabung dengan klub asal Tiongkok, Shanghai Shenhua pada awal Juli lalu membuat posisinya di Timnas Italia, mulai terancam. Tanda-tanda bakal didepaknya El Shaarawy dari skuat Timnas Italia bahkan sudah terlihat saat pelatih Roberto Mancini menempatkannya di bangku cadangan sepanjang laga melawan Armenia, Kamis (5/9/2019) kemarin. Saat itu, pemain keturunan Mesir itu hanya bisa melihat Italia meraih kemenangan 3-1 atas Armenia di bangku pemain.

Namun Mancini masih memberi kesempatan kepada pemain berdarah Mesir tersebut untuk unjuk kemampuan bersama Gli Azzurri saat melawan Finlandia. Laga itu sendiri bisa menjadi laga terakhir bagi pemain berusia 26 itu. Pasalnya, ini akan menjadi laga internasional Italia di bulan September sebelum kembali berlaga menghadapi Yunani bulan Oktober mendatang.

Saat itu, El Shaarawy sudah mulai aktif berlaga di Tiongkok. Keputusan El Shaarawy merumput di Tiongkok sendiri sempat mengejutkan publik Italia yang khawatir performanya bakal menurun.

Banyak di antara mereka, ingin melihat El Shaarawy tetap berlaga di kompetisi yang lebih ketat di Eropa demi mempertahankan nasibnya bersama Timnas. Namun El Shaarawy memiliki pandangan yang berbeda.

"Ada banyak faktor yang membuat saya memutuskan ini. Terkadang itu tidak hanya bergantung pada Anda. Tapi ini pilihan yang sulit. Dalam kondisi seperti ini, Anda harus membuat pilihan berbeda. Saat Anda ingin meningkatkan karier, tuntutan hidup membuat Anda terpaksa memilih jalan lain," ungkap El Shaarawy, dikutip Corriere dello Sport.

Apapun keputusan El Shaarawy, kini ia dihadapkan pada sebuah usaha untuk memastikan keberadaannya bersama Gli Azzurri. Syaratnya, ia wajib membuktikan bahwa dirinya layak memperkuat Italia saat menghadapi Finlandia. Sebelumnya, Italia mampu mengalahkan Finlandia 2-0, berkat gol Nicolo Barella dan Moise Kean pada pertemuan pertama di Udine pada 24 Maret 2019 lalu.

Namun bisa mengalahkan Finlandia kali ini, bukan perkara mudah. Apalagi tuan rumah punya kesempatan untuk memperlebar jarak dari kejaran Bosnia-Herzegovina.

Apalagi Bosnia-Herzegovina punya peluang besar untuk meraih tiga angka saat menghadapi tuan rumah Armenia pada hari yang sama. Saat ini Finlandia menempati posisi kedua Grup J dengan 12 poin. Tim besutan Markku Kanerva itu unggul lima angka dari Bosnia-Herzegovina di posisi ketiga. Sedangkan Italia memimpin Grup J dengan 15 angka. Sementara Yunani (4) di urutan kelima akan menghadapi juru kunci tanpa angka, Liechtenstein. Pada laga lainnya di Grup F, Rumania vs Malta, Spanyol vs Kepulauan Faroe, dan Swedia vs Norwegia. Di Grup D, Georgia vs Denmark dan Swiss vs Gibraltar. (jun/yp)

Prakiraan pemain:

Finlandia (4-4-2): Hradecky (g); Granlund, Toivio, Arajuuri, Uronen; Soiri, Lod, Schuller, Lappalainen; Pukki, Tuominen.
Italia (4-3-3): Donnarumma (g); Florenzi, Romagnoli, Bonucci, Emerson; Jorginho, Veratti, Pellegrini; Bernadeschi, Belotti, El Shaarawy.



Sumber: Poskotanews.com

Klik tautan (link) sumber jika konten berita terpotong atau tidak lengkap
loading...