http://kata.news


HOME I NUSANTARA I MANCANEGARA I EKBIS I OLAHRAGA I IPTEK I HIBURAN

Kapten Ajax: Wasit Rampok Kemenangan Kami

Sebelum kartu merah terhadap Veltmann dan Blind, Ajax sudah mampu unggul 4-2.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Kapten Ajax Amsterdam, Dusan Tadic, mengkritik kepemimpinan wasit Gianluca Rocchi di laga Ajax kontra Chelsea dalam lanjutan Liga Champions, Rabu (6/11) dini hari WIB. Bahkan, gelandang serang asal Serbia tersebut menyebut, wasit asal Italia itu mencuri kemenangan timnya atas Chelsea dalam laga yang digelar di Stadion Stamford Bridge tersebut.

Hal ini tidak terlepas dari keputusan kontroversial Rocchi, yang mengusir dua bek tengah De Godenzonen. Hanya dalam rentang kurang dari dua menit, Rocchi memberikan kartu merah kepada Joel Veltmann dan Daley Blind, tepatnya pada menit ke-68 dan 69. Veltmann dan Blind dianggap melakukan pelanggaran dan mendapatkan kali kartu kuning kedua di laga tersebut.

Tidak hanya itu, kartu kuning yang diterima Veltmann akhirnya berujung pada hadiah tendangan penalti buat tim tuan rumah. Gelandang Chelsea, Jorginho, mampu mengeksekusi tendangan penalti tersebut dan mengubah skor jadi 3-4. Tendangan penalti dan kartu merah yang diterima Ajax akhirnya menjadi momentum buat Chelsea untuk menguasai laga.

Ujungnya, Chelsea bisa menyamakan kedudukan 4-4 pada menit ke-74 lewat torehan gol Reece James. Tadic pun menilai, keputusan kontroversial Rocchi di laga itu menjadi faktor utama penyebab kegagalan Ajax meraih kemenangan. Padahal sebelum kartu merah terhadap Veltmann dan Blind, Ajax sudah mampu unggul 4-2.

''Kami tampil lebih baik dari mereka. Kami seharusnya berbicara bagaimana kami tampil lebih baik dari mereka, karena kami sempat unggul 4-1. Semuanya berada di bawah kendali kami, tapi satu orang mencurinya dari kami,'' kata Tadic seperti dikutip Metro, Rabu (6/11).

Mantan gelandang serang Southampton itu menilai, kegagalan memetik kemenangan di laga kandang the Blues itu menyisakan kekecewaan yang begitu besar. Terlebih, kegagalan itu lebih disebabkan oleh buruknya kepemimpinan wasit di laga tersebut yang diawali dengan kartu merah yang diterima Blind.

''Tidak pernah dalam hidup saya, sebuah tim mendapatkan tiga hukuman sekaligus dalam satu laga (dua kartu merah dan satu penalti). Saya tidak mau membuat alasan, tapi kami tampil lebih baik dari mereka. Tapi kami tidak bisa berbicara soal penampilan kami, karena seseorang merusak dan mencuri kemenangan kami,'' kata Tadic.

Kegagalan memetik poin penuh di kandang Chelsea itu membuat Ajax gagal menjauh dari kejaran pesaing-pesaingnya di babak penyisihan Grup H Liga Champions. Pasca-laga keempat babak penyisihan Grup H Liga Champions, semifinalis Liga Champions musim lalu itu mengumpulkan poin yang sama dengan Chelsea dan Valencia, yaitu tujuh poin.



Sumber: Republika.co.id

Klik tautan (link) sumber jika konten berita terpotong atau tidak lengkap
loading...