http://kata.news


HOME I NUSANTARA I MANCANEGARA I EKBIS I OLAHRAGA I IPTEK I HIBURAN

Ini Kesiapan PUPR Dukung Piala Dunia FIFA U-20

FIFA menetapkan enam stadion tuan rumah Piala Dunia U-20 2021.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah sudah menggelar rapat terbatas untuk membahas persiapan Piala Dunia FIFA U-20 2021. Kepala Pusat Pengembangan Sarana Prasarana Pendidikan, Olahraga, dan Pasar (PSPPOP) Iwan Suprijanto mengatakan Ditjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) ditugaskan untuk memastikan secara detil kesiapan sarana dan prasarana. 

"Terutama kesiapan stadion dan lapangan sesuai arahan Presiden Joko Widodo," kata Iwan dalam pernyataan tertulisnya, Rabu (29/1). 

Saat ini, Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) sudah menetapkan enam stadion yang akan digunakan sebagai venue Piala Dunia FIFA U-20 2021 dari 10 stadion yang diusulkan oleh Indonesia. Keenam stadion tersebut, yakni Stadion Utama GBK di Jakarta, Stadion Pakansari Bogor, Stadion Manahan Solo, Stadion Mandala Krida Yogyakarta, Stadion Bung Tomo di Surabaya, dan Stadion I Wayan Dipta di Bali.

Iwan mengatakan, terdapat empat stadion lain yang disiapkan sebagai cadangan yaitu Stadion Gelora Sriwijaya Palembang, Stadion Patriot Chandrabaga Bekasi, Stadion Wibawa Mukti Cikarang, dan Stadion Jalak Harupat Kabupaten Bandung. "Masing-masing stadion akan didampingi dengan lima lapangan latihan dengan ketentuan empat lapangan terbuka dan satu lapangan tertutup," jelas Iwan. 

Dia memastikan Kementerian PUPR dengan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dan pemerintah daerah sudah melakukan penilaian awal terhadap enam stadion yang telah dipilih FIFA. Tiga stadion yang siap digunakan yakni Stadion GBK Jakarta, Stadion Pakansari Bogor dengan perbaikan minor dan Stadion Manahan Surakarta juga dengan perbaikan minor. 

Sementara itu, lanjut Iwan, tiga stadion lainnya perlu dilakukan perbaikan lebih banyak. Stadion Mandala Krida di Yogyakarta perlu perbaikan di antaranya lampu glare dengan minimal ketinggian 35 meter dari eksisting 28 meter. Kemudian melanjutkan penggantian single seat, relayout area barat, penambahan mekanikal dan elektrikal termasuk AC dan genset serta relayout mixed zone (media dengan pemain).

Perbaikan Stadion Bung Tomo di Surabaya di antaranya meliputi pembebasan lahan, penambahan warming up area indoor, dan peningkatan lampu terpasang dari 1.200 lux menjadi 2.400 lux. Selain itu ada penggantian jenis rumput Japonica menjadi Matrella, rekayasa akses untuk pemain, media dan penonton, penambahan ruang ganti sesuai standar FIFA, dan rehabilitasi pagar agar tidak bisa terjangkau oleh penonton.

Untuk Stadion I Wayan Dipta di Kabupaten Gianyar Bali, perbaikan yang perlu dilakukan di antaranya penambahan ruang ganti menjadi empat, penambahan single seat sesuai standar FIFA, pemasangan pagar pada ring luar stadion, penambahan daya lampu, pemasangan rain gun untuk penyiraman rumput dan penyiapan aspek legal stadion IMB dan SLF.

"Dukungan untuk venue Piala Dunia FIFA U-21 tersebut membutuhkan biaya Rp 65 miliar sampai Rp 300 miliar," tutur Iwan.



Sumber: Republika.co.id

Klik tautan (link) sumber jika konten berita terpotong atau tidak lengkap
loading...