http://kata.news


HOME I NUSANTARA I MANCANEGARA I EKBIS I OLAHRAGA I IPTEK I HIBURAN

Penghormatan Terakhir untuk Jordan Sinnot

Pesepakbola klub Matlock Town, Jordan Sinnott menjadi korban penyerangan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pesepakbola klub Matlock Town, Jordan Sinnott menjadi korban penyerangan. Sinnott ditemukan tak sadarkan diri di pusat kota Retford pada Sabtu 25 Januari sekitar pukul 2 pagi.

Pria berusia 25 tahun itu meninggal di rumah sakit pukul 6 enam pagi setelah melalui perawatan akibat luka patah tulang di bagian vital. Dunia sepak bola pun bersimpati dengan kejadian yang dialami Sinnot.

Klub kota Renfrewshire, Johnstone Burgh misalnya, mengenang Sinnott dengan mencetak kaus klub beserta namanya. Hal ini dilakukan pula oleh Steven Gerrard dan Jordan Henderson.

"Kejadian ini sungguh tragis, kami melakukan sebisa mungkin untuk mendukung keluarga Jordan melalui musibah ini semua," kata manager Johnstone Burgh, Jamie McKim dilansir dari The Gazette pada Ahad, (2/1).

McKim menyebut ide mencetak kaus dengan nama Sinnot lahir dari pemainnya. Mereka ingin menunjukkan solidaritas pada musibah yang menimpa Sinnott. "Sungguh bagus melihat kebersamaan antar klub untuk mendukung dia," ujarnya.

Tercatat, klub yang sudah merealisasikan ide itu ialah Bury, Bolton, Wigan, Oldham, Blackpool, Atletico Madrid, PSG, Melbourne City dan Club Brugge. Selain itu, diadakan pula donasi yang hasilnya ditujukan untuk keluarga Sinnott.

"Kami jadi yang pertama mengirim kasus ini. Kami ingin terlibat dalam penghormatan padanya. Ini bukti keluarga dunia sepakbola bisa bersama," ucapnya.



Sumber: Republika.co.id

Klik tautan (link) sumber jika konten berita terpotong atau tidak lengkap
loading...